
Ketika kucing peliharaan Anda menunjukkan tanda sakit atau demam, seringkali muncul pertanyaan: apakah Paracetamol bisa untuk kucing? Sayangnya, jawabannya sangat...
Kucing dikenal sebagai hewan yang sering tidur, bahkan hingga 15–20 jam per hari. Namun, ketika Kucing Kamu Terlihat Lesu lebih dari biasanya atau terlihat kurang berenergi secara abnormal, itu bukan sekadar tidur lebih saja. Lesu atau lethargy bisa menjadi tanda awal masalah kesehatan yang perlu diperhatikan.
Dalam artikel ini, kita akan bahas secara lengkap penyebab umum, gejala yang harus diwaspadai, sampai langkah awal yang bisa kamu lakukan sebelum membawa kucing ke dokter hewan.
Kucing Kamu Terlihat Lesu berarti mereka menunjukkan penurunan aktivitas dan energi yang tidak biasa. Berbeda dengan kucing yang tidur biasa, kucing lesu biasanya:
Perlu diingat, lesu bukan penyakit, tapi merupakan gejala sebuah kondisi yang bisa ringan sampai serius.
Berikut kemungkinan penyebab yang sering terjadi ketika kucing terlihat lesu:
Infeksi virus, bakteri, atau parasit bisa membuat sistem imun bekerja keras sehingga kucing menjadi lesu.
Contoh: infeksi saluran pernapasan, parasit usus, atau penyakit menular lainnya.
Tanda tambahan: demam, bersin–bersin, batuk, keluar cairan dari hidung/ mata.
Salah satu alasan paling sering Kucing Kamu Terlihat Lesu adalah karena dehidrasi — terutama jika mereka jarang minum air atau mengalami muntah/diare.
Tanda dehidrasi: kulit kering, gusi lengket, serta mata cekung.
Masalah pada organ dalam seperti hati, ginjal, atau gangguan pencernaan secara signifikan dapat menurunkan energi kucing.
Contohnya:
Gejala pendukung bisa berupa penurunan berat badan, perubahan frekuensi buang air kecil, atau muntah.
Kucing yang mengalami gula darah rendah (hipoglikemia) atau penyakit metabolik seperti diabetes cenderung menjadi sangat lesu.
Jika tidak cepat ditangani, kondisi tersebut bisa berkembang jadi lebih serius dan memengaruhi kemampuan mereka bergerak hingga koma.
Lesu juga dapat muncul sebagai respons tubuh terhadap nyeri atau cedera internal — bahkan jika kamu tidak melihat cedera luar.
Kucing yang merasa sakit sering terlihat menyendiri, tidak mau disentuh, atau bersembunyi.
Selain penurunan energi, berikut beberapa tanda lain yang sering muncul bersama lesu:
Semakin banyak gejala ini muncul, semakin penting untuk segera konsultasikan ke dokter hewan.
Ada kondisi di mana Kucing Kamu Terlihat Lesu bukan lagi hal biasa, tapi tanda keadaan darurat, seperti:
Jika gejala–gejala ini muncul, sebaiknya langsung bawa ke klinik hewan atau dokter hewan terdekat sesegera mungkin.
Sambil menunggu jadwal pemeriksaan, kamu bisa lakukan:
Ini bukan pengganti pemeriksaan dokter, melainkan langkah awal untuk dukung kesehatan kucing kamu.
Seorang dokter hewan biasanya akan melakukan:
Hasil ini membantu menentukan penyebab pasti kenapa Kucing Kamu Terlihat Lesu dan tindakan paling tepat.
Berikut beberapa tips agar kucing tetap sehat & aktif:
Langkah–langkah ini membantu mencegah banyak masalah yang bisa membuat kucing lesu.
“Kucing Kamu Terlihat Lesu” bisa jadi hal sepele, tetapi juga bisa merupakan pertanda masalah kesehatan yang serius. Oleh karena itu, jangan pernah menganggap lesu sebagai hal biasa jika berlangsung lebih dari sehari atau jika muncul bersama gejala lain seperti kurang makan, muntah, atau perubahan perilaku.
Selalu perhatikan perubahan kecil pada kucing kesayanganmu, karena lebih cepat ditangani, semakin besar peluang mereka untuk cepat pulih dan kembali aktif seperti biasanya.

Ketika kucing peliharaan Anda menunjukkan tanda sakit atau demam, seringkali muncul pertanyaan: apakah Paracetamol bisa untuk kucing? Sayangnya, jawabannya sangat...

Kucing dikenal sebagai hewan yang sering tidur, bahkan hingga 15–20 jam per hari. Namun, ketika Kucing Kamu Terlihat Lesu lebih...

Kucing sering dipandang sebagai hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan. Namun, ternyata lebih dari sekadar itu, manfaat memelihara kucing bisa...