
Ketika kucing peliharaan Anda menunjukkan tanda sakit atau demam, seringkali muncul pertanyaan: apakah Paracetamol bisa untuk kucing? Sayangnya, jawabannya sangat...
Masa birahi pada kucing, atau estrus, adalah periode di mana kucing betina siap untuk kawin. Memahami ciri-ciri kucing birahi sangat penting bagi pemilik hewan peliharaan untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan kucing mereka. Artikel ini akan membahas tanda-tanda umum kucing birahi dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk menghadapinya.
Masa birahi adalah fase dalam siklus reproduksi kucing betina di mana mereka menunjukkan kesiapan untuk kawin.Biasanya, kucing betina mulai memasuki masa birahi pada usia sekitar 6 hingga 10 bulan dan dapat mengalami siklus ini beberapa kali dalam setahun. Selama periode ini, kucing akan menunjukkan perubahan perilaku dan fisik yang khas.
Berikut adalah beberapa ciri-ciri umum yang menunjukkan bahwa kucing Anda sedang dalam masa birahi:
Kucing yang sedang birahi cenderung menjadi lebih aktif dan gelisah. Mereka mungkin sering mondar-mandir, mencari perhatian, dan menunjukkan perilaku yang tidak biasa. Perubahan ini disebabkan oleh lonjakan hormon yang mempengaruhi perilaku mereka.
Selama masa birahi, kucing akan mencari perhatian lebih dari pemiliknya. Mereka mungkin sering menggosokkan tubuhnya ke kaki Anda, meminta dielus, atau bahkan melompat ke pangkuan Anda untuk mendapatkan perhatian ekstra.Perilaku ini merupakan cara mereka untuk menarik perhatian lawan jenis.
Kucing yang sedang birahi akan sering mengeong dengan keras dan berulang-ulang. Suara ini biasanya lebih keras dan berbeda dari biasanya, bertujuan untuk menarik perhatian kucing jantan di sekitar mereka. Suara ini dapat berlangsung sepanjang malam dan bisa mengganggu pemiliknya.
Ketika dielus, kucing betina yang sedang birahi akan mengangkat bagian belakang tubuhnya dan menurunkan kepala serta dada, sambil menggeserkan ekornya ke samping. Posisi ini dikenal sebagai “lordosis” dan merupakan tanda kesiapan untuk kawin.
Kucing yang sedang birahi mungkin akan lebih sering menjilati area genital mereka. Hal ini merupakan respons alami terhadap perubahan hormon dan bertujuan untuk menjaga kebersihan serta merangsang diri mereka sendiri. Namun, jika disertai dengan gejala lain seperti keluarnya darah atau nanah, segera konsultasikan dengan dokter hewan.
Kucing yang sedang birahi mungkin menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan fisik. Mereka mungkin menunjukkan respons yang lebih kuat saat disentuh atau dielus, terutama di area punggung dan ekor. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon yang mempengaruhi sistem saraf mereka.
Kucing betina yang sedang birahi sering kali berusaha untuk keluar rumah atau kandang. Mereka mungkin mencoba melarikan diri melalui pintu atau jendela untuk mencari kucing jantan. Perilaku ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan atau infeksi, sehingga penting untuk menjaga kucing tetap di dalam rumah selama masa birahi.
Menghadapi kucing yang sedang birahi bisa menjadi tantangan, tetapi ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi ketidaknyamanan mereka:
Untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan mengurangi stres pada kucing, pastikan kucing tetap berada di dalam rumah selama masa birahi. Tutup pintu dan jendela yang dapat diakses oleh kucing untuk mencegah mereka melarikan diri.
Berikan perhatian lebih kepada kucing dengan mengelusnya, bermain dengannya, atau memberinya mainan baru. Hal ini dapat membantu mengalihkan perhatian mereka dari naluri kawin dan mengurangi stres.
Beberapa kucing merespons catnip dengan menjadi lebih tenang. Menyemprotkan catnip pada mainan atau area tertentu dapat membantu menenangkan kucing yang sedang birahi.
Jika Anda tidak berencana untuk mengembangbiakkan kucing, pertimbangkan untuk melakukan sterilisasi (untuk betina) atau kebiri (untuk jantan). Prosedur ini tidak hanya mencegah kehamilan, tetapi juga dapat mengurangi perilaku birahi dan meningkatkan kesehatan jangka panjang kucing.
Mengenali ciri-ciri kucing birahi sangat penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan hewan peliharaan Anda.Dengan memahami tanda-tanda tersebut dan mengambil langkah-langkah yang tepat, Anda dapat membantu kucing melewati masa birahi dengan lebih nyaman. Jika Anda ragu atau membutuhkan saran lebih lanjut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter hewan terpercaya.

Ketika kucing peliharaan Anda menunjukkan tanda sakit atau demam, seringkali muncul pertanyaan: apakah Paracetamol bisa untuk kucing? Sayangnya, jawabannya sangat...

Kucing dikenal sebagai hewan yang sering tidur, bahkan hingga 15–20 jam per hari. Namun, ketika Kucing Kamu Terlihat Lesu lebih...

Kucing sering dipandang sebagai hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan. Namun, ternyata lebih dari sekadar itu, manfaat memelihara kucing bisa...

Ciri-Ciri Kucing Birahi: Panduan untuk Pemilik Anabul September 4, 2025 Masa birahi pada kucing, atau estrus, adalah periode di mana...